Twenty Something: Kamu adalah Kamu

“Dia adalah dia, kamu adalah kamu. Bersyukurlah kamu adalah kamu karena banyak dia yang ingin menjadi kamu.” – AWD

Advertisements

Pagi itu, aku berdiri di teras rumahku menikmati angin yang membelai lembut tubuhku. Matahari tersipu malu bersembunyi di balik awan yang cukup tebal. Aku membentangkan tanganku, menutup mata, dan menghirup udara yang cukup segar. Sejenak, kupikir hidupku sempurna. Aku bersyukur atas apa yang telah kudapatkan selama ini. Namun, ada suara yang berbisik kepadaku, “Kamu puas?”

Kekhawatiran ternyata tidak pernah tinggal diam, ia berbisik kepadaku, “Hei, lihat temanmu, Howard, ia begitu baik, tampan, dan memiliki kekayaan yang tak terhitung. Dibandingkan dengannya, kau tidak ada apa-apanya.” Aku merenung dan bertanya kepada diriku sendiri, apa ini semua salahku? Apa aku kurang berdoa atau mungkin aku kurang bekerja keras? Aku pun makin bingung dibuatnya, hatiku menjadi gundah Segala prestasi dan reputasi yang kubangun selama ini nampaknya belum cukup untuk memuaskanku; ambisiku. Gejolak dalam hati ini bak badai yang makin ganas menyerangku. Aku terus tenggelam di dalam kegelapan pikiranku, hanya demi mencari sepotong jawaban. Jawaban yang telah lama kucari namun tak pernah kutemui.

Di dalam kegelapan pikiranku, aku mencari kesana kemari tanpa arah. Tak ada setitikpun cahaya yang menuntunku. Aku lelah. Kupejamkan mataku, kurasakan nafasku perlahan masuk dan keluar dari tubuhku. Aku berdiam diri dan membiarkan diriku ditelan kesunyian. Terbesit di benakku sebuah kalimat, “Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain, kau tidak akan pernah bahagia.” Ternyata jawaban yang selama ini kucari sudah ada di dalam diriku. Aku pun tersenyum dan kembali membuka kelopak mataku.

Matahari telah kembali menampakkan dirinya dan memandikanku dengan sinarnya yang hangat. Lalu, aku berkata kepada diriku sendiri, “Dia adalah dia, kamu adalah kamu. Bersyukurlah kamu adalah kamu karena banyak dia yang ingin menjadi kamu.”

“Dia adalah dia, kamu adalah kamu. Bersyukurlah kamu adalah kamu karena banyak dia yang ingin menjadi kamu.” – AWD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s